BANGBATAK1 BANGBATAK2 BANGBATAK4 BANGBATAK5 BANGBATAK7 BANGBATAK9 BANGBATAK14 BANGBATAK15 BANGBATAK16 BANGBATAK17 BANGBATAK19 BANGBATAK20 BANGBATAK23 BANGBATAK24 BANGBATAK25 BANGBATAK27 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22
BANGBATAK1 BANGBATAK2 BANGBATAK4 BANGBATAK5 BANGBATAK7 BANGBATAK9 BANGBATAK14 BANGBATAK15 BANGBATAK16 BANGBATAK17 BANGBATAK19 BANGBATAK20 BANGBATAK23 BANGBATAK24 BANGBATAK25 BANGBATAK27 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22
Kilas Balik Mengenang Sejarah Kerajaan Singasari – SIDANU

Kilas Balik Mengenang Sejarah Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari merupakan salah satu sejarah yang mempunyai histori menarik untuk di ulas kembali. kerajaan Singasari juga termasuk kerajaan terbesar di Indonesia yang mempunyai corak Hindu-Buddha. Kerajaan ini sudah berdiri sejak tahun 1222 M yang terletak di kota Malang, Jawa Timur, pendiri kerajaan Singasari adalah Ken Arok yang merupakan Raja dengan gelar Sri Rajasa Bathara Amurwabhumi. Kerajaan Singasari dulunya bernama Tumapel ibukota Kutaraja yang di pimpin oleh Raja Kertanegara, dahulunya kerajaan ini mempunyai beberapa wilayah kekuasaan seperti di Sunda, Bali, sebagian Sumatera dan sebagian Kalimantan, hingga akhirnya kerajaan itu berpindah tangan dan dikuasai oleh Ken Arok dan diubah menjadi kerajaan Singasari. Sebelum menjadi seorang raja, Ken Arok merupakan pengawal Tunggul Ametung, ia menjabat sebagai akuwu di Tumapel.

Ambisi Ken Arok tidak hanya untuk mendapatkan kekuasan melainkan ingin mendapatkan istri dari majikannya, akhirnya ia membunuh Tunggul Ametung dengan kerisnya Mpu Gandring lalu menikah dengan istrinya yang bernama Ken Dedes. Saat itu kerajaan Singasari atau lebih dikenal Tumapel masih menjadi kekuasaan Kediri, namun sayangnya Ken Arok berniat melepaskan kerajaan yang tersebut. Kerajaan Singasari yang sudah dikuasai oleh Raja Kertajaya hasil dari perseteruannya dengan Brahmana menjadi menjalin kerjasama dengan Ken Arok, kerajaan Singasari akhirnya di pindahkan ke kota Malang. Selama Ken Arok menjadi raja, ia dikenal sebagai pemimpin yang arif dan mengutamakan kehidupan sosial rakyatnya. Akan tetapi, setelah Ken Arok meninggal, kerajaan Singasari menjadi berubah tidak stabil yang disebabkan konflik internal, kepemimpinan beralih ketangan Anuspati tapi sayangnya peraturan dan kebijakan kerajaan berbanding terbalik dengan kepemimpinan Ken Arok. Pada akhirnya kerajaan Singasari dikembalikan kepada raja Kertanegara.

About Humaira Nafeeza Nugraha

Check Also

sejarah singkat sepak bola

Sejarah Singkat Untuk Mengenal Sepak Bola Dunia Dan Indonesia

Sejarah singkat sepak bola dimulai pada abad ke 2 dan ke 3 sebelum Masehi di …

Copyright Themes © 2023