BANGBATAK1 BANGBATAK2 BANGBATAK4 BANGBATAK5 BANGBATAK7 BANGBATAK9 BANGBATAK14 BANGBATAK15 BANGBATAK16 BANGBATAK17 BANGBATAK19 BANGBATAK20 BANGBATAK23 BANGBATAK24 BANGBATAK25 BANGBATAK27 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22
BANGBATAK1 BANGBATAK2 BANGBATAK4 BANGBATAK5 BANGBATAK7 BANGBATAK9 BANGBATAK14 BANGBATAK15 BANGBATAK16 BANGBATAK17 BANGBATAK19 BANGBATAK20 BANGBATAK23 BANGBATAK24 BANGBATAK25 BANGBATAK27 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22 BANGBATAK22
Sejarah Berdirinya Dinasti Kerjaan Wangsa Isyana Di Jawa Timur – SIDANU

Sejarah Berdirinya Dinasti Kerjaan Wangsa Isyana Di Jawa Timur

Menilik sejarah berdirinya Wangsa Isyana dapat ditelusuri dari namanya tersebut, pendiri Wangsa Isyana adalah Sri Isyana Wikramadharmottunggadewa yang merupakan raja dari kerajaan Medang dan diberi gelar Mpu Sindok pada tahun 929-947 Masehi. Dinasti kerjaan Medang menganut agama Hindu yang beraliran dewa Siwa, dari agama yang di anut Mpu Sindok banyak yang berkeyakinan bahwa ia keturuan dari Sanjaya yang merupakan pendiri kerajaan Medang di periode Jawa Tengah. Hal ini serupa dengan Mpu Daksa dan Mpu Sindok yang memperkenalkan pemakaian nama Sanjayawarsa (disebut juga kalender Sanjaya) yang menunjukkan bahwa keduanya adalah keturunan dari Sanjaya.

Menurut teori dari Van Bammelen kerajaan Medang pernah hancur karena letusan Gunung Merapi, lalu Mpu Sindok memindahkan ibu kota Medang yang awalnya dari Mataram menuju ke Tamwalang. Ibukotanya kembali dipindahkan ke Watugaluh, daerah Jombang. Menurut penuturan diduga Mpu Sindok memindahkan istana kerajaan Medang ke wilayah timur, ia juga dianggap telah mendirikan dinasti kerajaan baru dengan Wangsa Isyana. Akan tetapi, isu itu dibantah oleh Prof. Poerbatjaraka, Noto sutanto, dan Pusponegoro. Menurut mereka, kerajaan Medang hanya mempunyai satu dinasti yang bernama Wangsa Syailendra yang awalnya menganut agama Hindu. Lalu Wangsa Syailendra menjadi terpecah dengan kemunculan anggota yang menganut agama Buddha. Ringkasnya Mpu Sindok merupakan anggota dari Wangsa Syailendra yang menganut agama Hindu beraliran Siwa dan memindahkan istana kerajaannya ke Jawa Timur. Berdasarkan dari sejarah peninggalan Wangsa Isyana bisa ditemui dalam Prasasti Pucangan di tahun 1041 Masehi dengan nama Airlangga, yang mengaku bahwa ia merupakan keturuna dari Mpu Sindok.

About Humaira Nafeeza Nugraha

Check Also

sejarah singkat sepak bola

Sejarah Singkat Untuk Mengenal Sepak Bola Dunia Dan Indonesia

Sejarah singkat sepak bola dimulai pada abad ke 2 dan ke 3 sebelum Masehi di …

Copyright Themes © 2023